Previous
Next

Rabu, Juni 10, 2026

Keren lur, Siswa MAN 2 Kudus Diterima di Dua Universitas Ternama China

Keren lur, Siswa MAN 2 Kudus Diterima di Dua Universitas Ternama China

Muriapos.com - ,


Keren lur, Siswa MAN 2 Kudus Diterima di Dua Universitas Ternama China


KUDUS – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus. Bre Arka Tabian Mochtar berhasil diterima di dua perguruan tinggi ternama di Tiongkok, yakni Beijing Institute of Technology (BIT) dan Zhejiang Normal University (ZJNU) pada program studi International Economic and Trade.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat internasional dan meraih kesempatan pendidikan di kampus-kampus bergengsi dunia.

Beijing Institute of Technology dikenal sebagai salah satu universitas unggulan di China yang memiliki reputasi kuat dalam bidang teknologi, sains, dan inovasi. Sementara Zhejiang Normal University merupakan perguruan tinggi yang memiliki jaringan internasional luas dan menjadi tujuan mahasiswa dari berbagai negara.

Bre Arka mengungkapkan, pencapaian tersebut bukan diraih secara instan. Sejak usia dini, ia telah dibiasakan untuk merencanakan masa depan melalui penyusunan target jangka pendek, menengah, hingga panjang.

"Saya sejak kecil sudah terbiasa membuat target. Awalnya bercita-cita kuliah di Amerika Serikat, kemudian sempat ingin melanjutkan pendidikan ke ITB, hingga akhirnya tertarik melanjutkan studi ke China," ungkapnya.

Menurut Bre Arka, ketertarikannya terhadap China muncul setelah melihat perkembangan pesat negara tersebut dalam bidang ekonomi, perdagangan, dan teknologi yang kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan dunia.

"Pandangan saya berubah ingin melanjutkan studi ke China karena saya melihat kiblat dunia saat ini banyak mengarah ke China," ujarnya.

Persiapan Dimulai Sejak Kelas X

Keseriusan Bre Arka mempersiapkan diri menuju perguruan tinggi luar negeri dimulai sejak duduk di kelas X MAN 2 Kudus. Dari sisi akademik, ia berupaya menjaga konsistensi nilai rapor dengan rata-rata minimal 85.

Sementara dari jalur nonakademik, ia aktif membangun portofolio melalui berbagai kegiatan kepemimpinan. Selama tiga tahun menempuh pendidikan di MAN 2 Kudus, Bre Arka dipercaya menjadi ketua kelas.

Memasuki kelas XI, ia mulai aktif mengikuti berbagai kompetisi untuk memperkuat portofolio yang dimiliki. Bahkan hobinya mendaki gunung turut menjadi bagian dari pengalaman yang ditampilkan dalam dokumen seleksi sebagai bukti konsistensi, ketangguhan, dan kemampuan menghadapi tantangan.

Saat kelas XII, di tengah persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA), ia juga fokus melengkapi berbagai persyaratan seleksi perguruan tinggi luar negeri, mulai dari penyusunan Curriculum Vitae (CV), pembuatan video perkenalan diri, pengumpulan dokumen hingga latihan wawancara.

Bre Arka memilih program studi International Economic and Trade karena memiliki ketertarikan terhadap sistem perdagangan internasional dan hubungan ekonomi antarnegara.

"Saya tertarik mempelajari bagaimana negara mengatur arus ekspor-impor, jasa, dan investasi dalam skala global," jelasnya.

Ingin Berkontribusi untuk Indonesia

Tidak hanya berorientasi pada pendidikan, Bre Arka juga memiliki visi untuk memberikan kontribusi nyata bagi Indonesia setelah menyelesaikan studinya.

Ia berharap dapat membantu memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan China melalui pengetahuan serta pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di luar negeri.

"Saya ingin membantu meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok. Saya berharap dapat membantu menciptakan peluang bisnis, meningkatkan efisiensi perdagangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," tuturnya.

Saat ini Bre Arka masih menunggu hasil seleksi dari beberapa universitas lain. Namun, ia mengaku lebih condong memilih Zhejiang Normal University karena kampus tersebut telah menyediakan dukungan beasiswa yang menunjang keberlanjutan studinya.

Dukungan Keluarga Jadi Fondasi Kesuksesan

Di balik keberhasilannya, terdapat peran besar keluarga yang membentuk karakter dan semangat juangnya. Sang ibu, Desira, menanamkan empat nilai utama yang selalu menjadi pegangan hidupnya, yakni disiplin, pantang menyerah, senantiasa berdoa, serta selalu percaya kepada Allah SWT.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting yang membentuk mentalitas Bre Arka dalam menghadapi berbagai tantangan selama proses meraih impiannya.

MAN 2 Kudus Bangga

Bre Arka menilai keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan yang diberikan MAN 2 Kudus. Program pembinaan akademik, fasilitas mengikuti berbagai kompetisi, dukungan guru, serta lingkungan belajar yang positif menjadi faktor penting dalam proses pencapaiannya.

"Program pembinaan akademik dan berbagai kompetisi yang difasilitasi madrasah sangat membantu saya mengembangkan kemampuan akademik. Selain itu, dukungan guru dan lingkungan belajar yang positif juga memberikan motivasi untuk meraih impian studi di luar negeri," katanya.

Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas prestasi yang diraih salah satu siswanya tersebut.

"Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa MAN 2 Kudus mampu bersaing di tingkat internasional. Kami berharap keberhasilan Bre Arka menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk berani bermimpi besar, mempersiapkan diri sejak dini, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada," ujarnya.

Menurutnya, madrasah tidak hanya bertugas mencetak generasi unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter, akhlak mulia, dan kesiapan menjadi warga dunia yang membawa manfaat bagi bangsa dan agama.

Keberhasilan Bre Arka semakin menguatkan komitmen MAN 2 Kudus dalam mewujudkan visi "Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia". Dengan budaya belajar yang positif serta dukungan seluruh warga madrasah, MAN 2 Kudus optimistis terus melahirkan generasi unggul yang mampu berkiprah hingga tingkat global.


Selasa, Juni 09, 2026

Tertipu Iming-iming Loker Gaji 5 Juta di Pati, Gadis Asal Lampung Tersesat hingga 7 Hari Tidur di Emper Minimarket

Tertipu Iming-iming Loker Gaji 5 Juta di Pati, Gadis Asal Lampung Tersesat hingga 7 Hari Tidur di Emper Minimarket

720206439_1475898351221146_6932700878123889236_n.jpg
Tertipu Iming-iming Loker Gaji 5 Juta di Pati, Gadis Asal Lampung Tersesat hingga 7 Hari Tidur di Emper Minimarket

PATINEWSCOM

Kepedulian dan respons cepat jajaran Polresta Pati kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan personel Polsek Tambakromo. Seorang remaja putri asal Lampung yang terlantar dan tersesat di wilayah Kabupaten Pati akhirnya dapat kembali melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halamannya setelah mendapat bantuan dari pihak kepolisian.

Remaja tersebut diketahui bernama NS (14), warga Desa Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung.

Peristiwa bermula pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. NS ditemukan warga berjalan seorang diri di wilayah Desa Angkatan Lor, Kecamatan Tambakromo. Kondisinya yang tampak kebingungan membuat warga merasa khawatir dan segera membawanya ke Polsek Tambakromo untuk mendapatkan perlindungan serta bantuan.

Setelah menerima laporan, petugas piket SPKT bersama Bhabinkamtibmas langsung melakukan pendataan dan pemeriksaan awal. Dari hasil keterangan yang diperoleh, ia mengaku berasal dari Lampung dan telah berada di wilayah Kabupaten Pati selama kurang lebih tujuh hari dalam keadaan tersesat tanpa mengetahui tujuan maupun tempat yang harus didatanginya.

Selama berada di Polsek Tambakromo, NS mendapatkan pendampingan, pemeriksaan kondisi kesehatan, serta kebutuhan dasar yang diperlukan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tambakromo AKP Mukhlison menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak menjadi prioritas dalam setiap penanganan yang dilakukan kepolisian.

“Kami segera melakukan pendataan, memberikan perlindungan sementara, memastikan kondisi kesehatan yang bersangkutan, serta berupaya mencari solusi terbaik agar anak tersebut dapat kembali dengan aman ke keluarganya di Lampung. Kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan pertolongan,” ujar AKP Mukhlison.

Setelah dilakukan koordinasi dan berbagai upaya pendampingan, personel Polsek Tambakromo kemudian mengantar NS menuju terminal bus antarprovinsi. Polisi memastikan remaja tersebut naik ke armada bus yang sesuai dengan tujuan perjalanan menuju Lampung.

Tak hanya itu, petugas juga berkoordinasi dengan kru bus agar turut membantu mengawasi perjalanan NS hingga tiba dengan selamat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarganya.

“Kami ingin memastikan anak tersebut benar-benar berada dalam perjalanan yang aman menuju keluarganya. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat. Semoga NS dapat segera berkumpul kembali dengan keluarga dan tidak mengalami kejadian serupa di kemudian hari,” tambah AKP Mukhlison.

Kisah NS berakhir dengan suasana haru. Setelah sempat terlantar dan jauh dari keluarganya selama sepekan, remaja asal Lampung tersebut akhirnya mendapatkan bantuan dan perlindungan hingga bisa melanjutkan perjalanan pulang.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

#pati #jateng #fyp #virals #lampung

Sabtu, Juni 06, 2026

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Ikan Dua Putra Pati, Polisi dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Ikan Dua Putra Pati, Polisi dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman

dafe0f29-dc6d-48e6-bd8c-5bfc62037aa1.jpg

Kebakaran Hebat Landa Pabrik Ikan Dua Putra Pati, Polisi dan Tim Gabungan Lakukan Pemadaman

PATINEWSCOM

 Kebakaran hebat melanda area pabrik PT Dua Putra yang berada di Jalan Raya Pati–Juwana, Kabupaten Pati, Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Hingga siang hari, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.

Kapolrest Pati melalui Kapolsek Pati, IPTU Windarto, mengatakan pihaknya bersama tim pemadam kebakaran langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan kejadian.

"Hari ini, Sabtu 6 Juni 2026, telah terjadi kebakaran di PT Dua Putra. Kami dari Polsek Pati bersama tim pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Pati langsung melakukan penanganan di lokasi," ujar IPTU Windarto.

Menurutnya, proses pemadaman melibatkan sejumlah unsur, mulai dari Pemadam Kebakaran Pemkab Pati, tim pemadam dari perusahaan-perusahaan di wilayah Pati, hingga bantuan dari Kabupaten Rembang dan Blora.

Berdasarkan informasi awal dari manajemen perusahaan, sekitar 70 persen area pabrik terdampak kebakaran. Beruntung, saat kejadian belum ada karyawan yang mulai bekerja sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

"Dari informasi manajemen PT Dua Putra, yang terbakar sekitar 70 persen area pabrik. Untungnya saat kejadian belum ada karyawan yang masuk kerja sehingga tidak ada korban," jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran, IPTU Windarto menegaskan bahwa hal tersebut masih dalam proses penyelidikan. Untuk memastikan penyebab pasti, Polresta Pati akan berkoordinasi dengan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Tengah atas izin Kasat Reskrim dan Kapolresta Pati.

"Penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dan nantinya akan dilakukan pemeriksaan oleh Labfor Polda Jawa Tengah," katanya.

Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan dan perhitungan oleh pihak perusahaan bersama petugas terkait.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih fokus melakukan pemadaman pada bagian belakang pabrik yang masih terdapat titik api, sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran demi keselamatan serta memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan penanganan secara maksimal. Selain itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat Polri melalui hotline 110 apabila menemukan atau mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan respons kepolisian.

#pati #jateng #fyp #virals #jangkauan 

Minggu, Mei 31, 2026

Protes Warga Berbuah Hasil, Pemprov Jateng Siapkan Rp5,2 Miliar untuk Jalan Randublatung–Cepu

Protes Warga Berbuah Hasil, Pemprov Jateng Siapkan Rp5,2 Miliar untuk Jalan Randublatung–Cepu

710756172_1466755895468725_7213306030125489480_n.jpg
Protes Warga Berbuah Hasil? Pemprov Jateng Siapkan Rp5,2 Miliar untuk Jalan Randublatung–Cepu

BLORA – Viral di media sosial, ruas jalan provinsi Singget–Doplang–Cepu di wilayah Randublatung, Kabupaten Blora, yang rusak parah hingga ditanami pohon pisang oleh warga akhirnya mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PUBMCK) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, turun langsung meninjau lokasi pada Minggu (31/5/2026) bersama jajaran pemerintah daerah untuk melihat kondisi jalan yang menjadi sorotan masyarakat tersebut.

Aksi warga sebelumnya menjadi viral setelah sejumlah titik jalan yang berlubang dan rusak berat ditanami pohon pisang sebagai bentuk protes karena perbaikan dinilai tak kunjung dilakukan. Jalan tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan wilayah Blora dengan Cepu dan menjadi akses penting bagi kendaraan logistik maupun masyarakat yang melintas dari Jawa Tengah menuju Jawa Timur.

Dalam keterangannya di lokasi, Henggar menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait aksi warga dan kondisi kerusakan jalan tersebut.

Menurutnya, saat ini sudah ada penanganan awal yang dilakukan di lapangan, termasuk pengiriman material untuk perbaikan sementara pada beberapa titik kerusakan.

"Kami mencoba mengecek langsung terkait apa yang kemarin disampaikan warga. Saat ini sudah ada penanganan yang dilakukan, termasuk pengiriman material dan pembongkaran di beberapa titik," ujarnya.

Henggar mengungkapkan, pada tahun 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp5,276 miliar untuk penanganan ruas jalan tersebut.

Selain itu, Pemprov Jateng juga tengah melakukan pengelompokan prioritas terhadap tiga ruas jalan provinsi di Kabupaten Blora yang akan didorong masuk dalam program peningkatan infrastruktur daerah.

"Mudah-mudahan penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Kami juga sedang mengklaster beberapa ruas jalan di Blora untuk didorong masuk program investasi jalan daerah," jelasnya.

Ia berharap aksi protes warga yang dilakukan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi jalan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih kompleks. Pemerintah, kata Henggar, berkomitmen mempercepat penanganan agar akses transportasi masyarakat kembali lancar.

Kerusakan ruas Randublatung–Cepu selama ini dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas ekonomi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Jalur tersebut juga menjadi salah satu akses utama kendaraan besar dari arah Semarang dan Grobogan menuju wilayah Jawa Timur.

Dengan adanya peninjauan langsung dari Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, masyarakat berharap proses perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga mobilitas warga dan distribusi barang kembali berjalan normal.

#blora #jateng #virals #fyp #jangkauan

Jumat, Mei 22, 2026

Geger Pengantin Baru Hilang Misterius di Pati, Polisi Gelar Penyelidikan Intensif

Geger Pengantin Baru Hilang Misterius di Pati, Polisi Gelar Penyelidikan Intensif

45 Template Patinews (53).jpg

Geger Pengantin Baru Hilang Misterius di Pati, Polisi Gelar Penyelidikan Intensif

Jagat maya kembali dihebohkan dengan kabar hilangnya seorang pengantin perempuan secara tiba-tiba di wilayah Kabupaten Pati. Kasus misterius yang kini viral di berbagai platform media sosial tersebut telah resmi masuk ke ranah hukum setelah pihak keluarga membuat laporan formal ke aparat kepolisian.

Guna melacak keberadaan sang pengantin baru, jajaran Satreskrim Polresta Pati kini bahu-membahu bersama Unit Reskrim Polsek Tlogowungu untuk melakukan perburuan dan penyelidikan di lapangan.

Polisi Langsung Terjunkan Tim Penyelidik
Kapolresta Pati melalui Kasatreskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, membenarkan bahwa aduan mengenai orang hilang tersebut telah resmi diterima oleh jajarannya pada hari Kamis (21/5/2026). Merespons laporan itu, tim gabungan reserse langsung diterjunkan untuk mengumpulkan petunjuk awal.

“Benar bahwasanya kemarin keluarga dari yang menghilang tersebut sudah melaporkan di Polsek Tlogowungu. Saat ini kami dari Satreskrim beserta dengan satuan reskrim di Polsek juga sedang melakukan penyelidikan terkait keberadaan yang bersangkutan,” terang Kompol Dika Hadiyan Widya Wiratama, Jumat (22/5/2026).

Pendalaman Keterangan Saksi Kunci
Mengingat berkas laporan tersebut baru saja masuk, Kompol Dika menjelaskan bahwa proses pemeriksaan saksi-saksi kini sedang berjalan secara paralel dengan pencarian fisik. Polisi tengah menyusun daftar orang-orang terdekat korban yang patut dimintai keterangan guna memetakan kronologi sebelum korban dinyatakan hilang.

“Baru laporannya kemarin, jadi kita juga sudah gerak sambil menunggu nanti saksi yang kami periksa,” urai Kasatreskrim mengenai progres teknis di lapangan.

Sikapi Rumor Media Sosial dengan Kepala Dingin
Terkait derasnya spekulasi dan narasi liar yang beredar di kalangan warganet—termasuk dugaan bahwa pengantin perempuan tersebut sengaja kabur atau pergi bersama pria lain—pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tidak langsung mengambil kesimpulan sepihak.

Polresta Pati menegaskan bahwa semua asumsi tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya secara hukum sebelum fakta objektif di lapangan ditemukan oleh penyidik.

“Mengenai kabar-kabar yang beredar (di media sosial), kami masih melakukan penyelidikan mendalam. Nanti akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik setelah ada hasil yang pasti,” tegas Kompol Dika.

Pihak kepolisian juga mengetuk kepedulian masyarakat luas. Bagi siapa saja yang melihat, mengetahui, atau memiliki informasi valid terkait ciri-ciri dan keberadaan perempuan tersebut, diimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi Call Center Polri di nomor 110.

#pati #jateng #virals #jangkauan #fyp