Previous
Next

Selasa, Februari 10, 2026

Targetkan Kesejahteraan Warga, Pemkab Pati Perkuat Inovasi Daerah

Targetkan Kesejahteraan Warga, Pemkab Pati Perkuat Inovasi Daerah


Selasa, 10 Februari 2026 — Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menghadiri Coaching Clinic Penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) di Ruang Rapat Rajawali Bapperida. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pati untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi daerah untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Plt. Bupati Pati menyampaikan bahwa Kabupaten Pati telah melahirkan banyak inovasi di berbagai sektor. Inovasi tersebut antara lain berasal dari organisasi perangkat daerah, khususnya di sektor pertanian yang menjadi kekuatan utama daerah.

"Kami di tahun ini sudah banyak sekali melakukan inovasi-inovasi, terkait di OPD kami, Dinas Pertanian dan beberapa program andalannya, ada 10 ton bisa dan yang lainnya itu banyak sekali," ujar Chandra.

Ia menjelaskan, sektor pertanian di Kabupaten Pati memiliki potensi besar, namun selama ini belum sepenuhnya mendapatkan sentuhan langsung kepada petani. Melalui program satu hektare 10 ton yang mulai dijalankan sejak Maret–April 2025, pemerintah daerah berupaya mengubah pola dan kebiasaan bertani yang sebelumnya hanya menghasilkan 5–6 ton per hektare.

"Ini Pak Ratri tiap hari juga mengadakan penyuluhan dengan camat, kepala desa semua. Jadi, kita turun lapangan, bahkan timnya Pak Ratri ini sudah tidak ada di kantor, semua di kecamatan, di desa untuk melakukan penyuluhan," ungkapnya.

Plt. Bupati Pati menambahkan, inovasi daerah tidak hanya difokuskan pada sektor pertanian. Di bidang kesehatan, terdapat inovasi Puspa Melati yang menghadirkan layanan Puskesmas langsung ke desa. Di bidang pendidikan, pemerintah daerah menyediakan beasiswa serta pendampingan bagi peserta didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dan sekolah kedinasan.

Selain itu, inovasi digital juga terus dikembangkan, termasuk di sektor administrasi kependudukan dan lingkungan hidup. Ia menyebut masih terdapat sejumlah perangkat daerah dan UPTD yang belum mengusulkan inovasi.

"Masih ada sekitar 11 perangkat daerah dan 7 UPTD yang belum mengusulkan inovasi daerah. Harapan saya, teman-teman bisa segera mengusulkan," tegas Chandra.

#viral #fyp #story #jangkauansemuaorang 
Plt Bupati Pati Berangkatkan Kontingen OlympicAD ke Makassar

Plt Bupati Pati Berangkatkan Kontingen OlympicAD ke Makassar


Plt Bupati Pati Berangkatkan Kontingen OlympicAD ke Makassar


PATI, 10 Februari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memberangkatkan peserta/kontingen Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) ke-8 tingkat nasional di Makassar.

Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Pringgitan, Pendopo Kabupaten Pati, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap prestasi pelajar.

Peserta OlympicAD berasal dari sekolah-sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Pati. Mereka akan mengikuti ajang kompetisi nasional yang mempertandingkan berbagai cabang lomba akademik dan keterampilan.

"Siang hari ini kami kedatangan dari sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Pati untuk mengikuti acara Olimpiade Ahmad Dahlan yang ke-8 di Makassar," ujar Risma Ardhi Chandra.

Ia menyampaikan bahwa OlympicAD merupakan ajang nasional bergengsi yang diikuti peserta dari berbagai daerah. Kompetisi tersebut mencakup tujuh kategori lomba, antara lain matematika, robotik, dan bidang lainnya.

"Ini adalah event nasional yang mana lombanya ada tujuh kategori dari matematika, robotik, dan lainnya," kata Risma Ardhi Chandra.

Plt. Bupati Pati berharap para peserta dapat meraih prestasi terbaik sekaligus membawa nama baik daerah. Ia juga mendoakan agar seluruh peserta dapat mengikuti lomba dengan lancar dan kembali ke Pati dalam keadaan sehat dan selamat.

"Semoga anak-anak kita ini mendapatkan juara nasional dan kembali lagi dengan selamat mengharumkan nama baik Kabupaten Pati," pungkasnya.
Dibuka di Jaken, TMMD Tahap I 2026 Fokus Jalan dan RTLH

Dibuka di Jaken, TMMD Tahap I 2026 Fokus Jalan dan RTLH


Dibuka di Jaken, TMMD Tahap I 2026 Fokus Jalan dan RTLH

10 Februari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, membuka secara resmi pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya percepatan pembangunan daerah melalui sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta mencakup wilayah Desa Sumberagung Kecamatan Jaken dan Desa Pohgading, Kecamatan Winong.

Chandra menyampaikan bahwa TMMD Tahap I tahun ini memiliki makna strategis bagi pembangunan Kabupaten Pati. Program tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

"Saya menyambut baik pelaksanaan TMMD Tahap I 2026 yang akan diselenggarakan di Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken, dan Desa Pohgading, Kecamatan Winong. TMMD bukan hanya agenda rutin, namun memiliki makna yang sangat strategis bagi percepatan pembangunan daerah," ujar Chandra.

Ia menjelaskan, sasaran kegiatan fisik TMMD meliputi betonisasi jalan serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Menurutnya, kegiatan tersebut secara langsung berdampak pada peningkatan aksesibilitas, kelancaran mobilitas warga, serta kualitas hunian masyarakat.

"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Komandan Kodim 0718/Pati beserta jajarannya dan seluruh elemen yang telah berkontribusi secara konsisten dan berkelanjutan dalam menyukseskan TMMD melalui berbagai kegiatan fisik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat," tegasnya.

Selain kegiatan fisik, TMMD Tahap I juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan masyarakat, dan penanggulangan bencana. Kegiatan tersebut dinilai strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, cinta tanah air, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan.

"Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun jalan dan rumah, tetapi juga membangun semangat gotong royong, rasa persaudaraan, serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Saya berharap TMMD Tahap I ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan apa pun," pungkas Chandra.

#viral #fyp #story #jangkauansemuaorang
Viral Video Joget di Wisuda Madrasah, FKDT Tegaskan Bukan Berasal dari Pati

Viral Video Joget di Wisuda Madrasah, FKDT Tegaskan Bukan Berasal dari Pati


Viral Video Joget di Wisuda Madrasah, FKDT Tegaskan Bukan Berasal dari Pati

Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Pati mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait beredarnya video viral di media sosial yang disebut-sebut sebagai kegiatan haflah akhirussanah atau wisuda Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di wilayah Kabupaten Pati.

Melalui pernyataan bernomor 22/DPC FKDT-PATI/II/2026 tertanggal 8 Februari 2026, FKDT Pati menegaskan bahwa informasi dalam video tersebut tidak sesuai dengan fakta yang ada di Kabupaten Pati.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Pati, H. Ahmadi, S.Pd.I, menjelaskan bahwa seluruh MDT yang terdaftar di Kementerian Agama Kabupaten Pati berada di wilayah kecamatan-kecamatan yang resmi secara administratif, dan tidak terdapat kecamatan maupun desa bernama Bakung di Kabupaten Pati.

"Dalam daftar madrasah diniyah yang terdaftar di Kemenag MDT Ianatut Tholibin berada di wilayah Kecamatan Gabus, bukan di daerah Bakung. Di Kabupaten Pati tidak ada nama kecamatan atau desa Bakung," demikian salah satu poin penegasan dalam pernyataan tersebut.

FKDT Pati juga menegaskan bahwa pada periode hijriah 1446/1447 H, tidak terdapat MDT di Kabupaten Pati yang menyelenggarakan ujian maupun haflah dengan nama MDT Ianatut Tholibin. Bahkan, pasca pelaksanaan ujian MDT Al Ianah, tidak pernah digelar kegiatan haflah akhirussanah.

"Video haflah akhirussanah MDT Ianatut Tholibin yang viral tersebut bukan berasal dari wilayah Kabupaten Pati. Pada bulan Sya'ban 1447 H atau Februari 2026, tidak ada MDT di Kabupaten Pati yang mengadakan kegiatan wisuda akhirussanah sebagaimana yang beredar di media sosial," lanjut pernyataan FKDT.

DPC FKDT Kabupaten Pati menyampaikan klarifikasi ini sebagai bentuk tanggung jawab organisasi dalam menjaga marwah lembaga pendidikan diniyah serta mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat akibat informasi yang tidak akurat.

FKDT juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial, serta melakukan klarifikasi kepada pihak berwenang sebelum menarik kesimpulan.

Pernyataan sikap tersebut ditembuskan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati, Kasi PD Pontren Kemenag Pati, Ketua DPAC FKDT se-Kabupaten Pati, serta seluruh Kepala Lembaga MDT di Kabupaten Pati.

#viral #fyp #story #jangkauansemuaorang 
TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Resmi Dibuka di Desa Sumberagung

TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Resmi Dibuka di Desa Sumberagung




PATI – Kodim 0718/Pati menggelar Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Desa Sumberagung, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa." Upacara pembukaan tersebut dihadiri Plt. Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han., unsur Forkopimda Kabupaten Pati, pimpinan OPD terkait, para camat, kepala desa se-Kecamatan Jaken, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Kodim 0718/Pati.

Dalam sambutan Plt. Bupati Pati yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pati disampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 dilaksanakan di dua wilayah, yakni Desa Sumberagung Kecamatan Jaken dan Desa Pohgading Kecamatan Winong. Program TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang memiliki peran strategis dalam percepatan pembangunan desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sasaran fisik berupa betonisasi jalan desa dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), TMMD diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mewujudkan hunian yang layak bagi warga kurang mampu. Selain itu, TMMD juga melaksanakan sasaran nonfisik berupa berbagai penyuluhan, antara lain wawasan kebangsaan, kesehatan, pertanian, perikanan, lingkungan hidup, serta pencegahan paham radikalisme.

Adapun sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 meliputi betonisasi jalan desa sepanjang 485 meter di Desa Sumberagung dan 450 meter di Desa Pohgading, rehabilitasi rumah tidak layak huni sebanyak 4 unit di Desa Sumberagung dan 2 unit di Desa Pohgading, serta pembangunan tugu prasasti TMMD. Sementara itu, sasaran nonfisik difokuskan pada peningkatan pengetahuan dan wawasan masyarakat melalui penyuluhan dari instansi terkait.
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 berlangsung selama satu bulan.


Melalui kegiatan TMMD ini diharapkan terwujud sinergi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam rangka mempercepat pembangunan desa, memperkuat ketahanan wilayah, serta memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Kabupaten Pati.