Previous
Next

Rabu, September 09, 2026

Is your site's email setup ready for Q4?

Is your site's email setup ready for Q4?

Email Logs, in Pro. $60 off until Sunday, Sep 13.
 ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏  ‍͏  ͏ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­ ͏‌ ­ ­ ­ ­  
WP Mail SMTP Banner

Hey there,

Everyone’s back from summer, which means your site is probably sending more receipts, password resets, and form notifications than it has in months.

That’s good. September is the warm-up for the busiest time of the year: Q4.

The problem is, you probably don’t know how many of those emails actually made it.

When something goes wrong, your site sends the email and, as far as you know, that’s it. Then a customer emails to say they never got their order confirmation, and you have no idea what happened.

- Did it send?
- Did it fail?
- Did it get delivered?

With Pro, you have Email Logs that keep a record of every email your site sends and what happened to it. So when someone says they didn’t get an email, you can actually check.

Get Set September ends Sunday, Sep 13. Until then, Pro is $39 instead of $99.

Check your email logs →

Cheers,
The WP Mail SMTP team.

We're ❤️ Hiring!
Join Our Team
Have a Question? 
Send Us a Message
©  WPForms, LLC. All Rights Reserved.
400 Executive Center Drive, West Palm Beach, FL 33401, US
You received this email because you're subscribed to the WP Mail SMTP mailing list.
Privacy Policy  |  Contact Us |  Unsubscribe

839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026

839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026


Kebumen – Sebanyak 839 prajurit TNI AD resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan pendidikan di wilayah Kodam IV/Diponegoro secara resmi dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Rabu (9/9/2026).

Dalam upacara tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian panjang sebagai prajurit TNI AD.

Dalam amanatnya, Kasad menekankan bahwa para prajurit baru diproyeksikan untuk mendukung pengembangan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di berbagai kabupaten. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah rawan.

Selama dua bulan, para siswa telah menjalani pendidikan intensif yang disusun secara sistematis untuk membentuk cara berpikir, bersikap dan bertindak sesuai norma serta jati diri prajurit TNI AD yang berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Para prajurit muda selanjutnya diharapkan terus mengembangkan kemampuan teknik dan taktik militer yang telah diperoleh selama pendidikan. 

Kasad juga memberikan empat penekanan kepada para prajurit yang baru dilantik. Mereka diminta memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan diri, mengasah naluri militer, menjaga disiplin serta mengoptimalkan potensi diri.

Di tengah prosesi penutupan pendidikan, prestasi para siswa juga mendapat perhatian. Tiga nama tercatat sebagai tiga siswa terbaik antara lain Juara pertama diraih Amri Muhammad Dzaki, putra Rokhidi Setiawan, seorang karyawan produksi kursi mebel asal Kabupaten Banyumas. Posisi kedua ditempati Evan Erlangga, putra Edi Budiyanto yang berprofesi sebagai petani bawang merah dari Kabupaten Brebes. Sementara Bimo Dwi Nugroho, putra Alm Nur Arifin, Wiraswasta asal Kabupaten Jepara, meraih posisi ketiga.

Prestasi ketiganya menjadi gambaran bahwa perjalanan menjadi prajurit TNI AD dapat lahir dari berbagai latar belakang keluarga dan profesi. Dari lingkungan pekerja mebel hingga keluarga petani, semangat, kedisiplinan dan kerja keras menjadi bekal penting untuk menapaki kehidupan sebagai prajurit.

Penutupan Dikmata Gelombang II TA 2026 di Secata Rindam IV/Diponegoro sekaligus menandai dimulainya babak baru bagi para prajurit muda TNI AD. Setelah melewati pendidikan dasar keprajuritan, mereka kini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan membawa nama baik TNI AD. (Pendam IV/Diponegoro)

Rabu, September 02, 2026

Dosen STIKes Bakti Utama Pati Kembangkan IrFa PRIMACALM, Aplikasi Android Pendamping Ibu Hamil Hadapi Kecemasan Persalinan

Dosen STIKes Bakti Utama Pati Kembangkan IrFa PRIMACALM, Aplikasi Android Pendamping Ibu Hamil Hadapi Kecemasan Persalinan

INOVASI TEKNOLOGI KESEHATAN • STIKes BAKTI UTAMA PATI

Dosen STIKes Bakti Utama Pati Kembangkan IrFa PRIMACALM, Aplikasi Android Pendamping Ibu Hamil Hadapi Kecemasan Persalinan

PATI – Dosen sekaligus Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes., M.Keb., mengembangkan aplikasi berbasis Android bernama IrFa PRIMACALM (Primigravida Maternity Child Birth Anxiety Learning and Mindfulness). Aplikasi ini dirancang untuk mendampingi ibu hamil pertama atau primigravida pada trimester III — usia kehamilan 28–36 minggu — dalam menghadapi kecemasan menjelang persalinan.

Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai bagian dari penelitian disertasi Irfana pada Program Doktor (S3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang (Unnes). Dalam penyusunan disertasinya, dibimbing oleh promotor Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd., serta kopromotor Dr. Sofwan Indarjo, S.K.M., M.Kes. dan Dr. dr. Intan Zainafree, M.H.Kes.

Gambar 1. Tampilan pembuka aplikasi IrFa PRIMACALM. (Foto: Dokumentasi pribadi)

IrFa PRIMACALM mengintegrasikan berbagai pendekatan dalam satu aplikasi, mulai dari edukasi persalinan, latihan pernapasan terpandu, afirmasi positif, voice hypnobirthing, mindfulness, hingga relaksasi..

 

 

Sesi Latihan Otomatis 10 Menit

Salah satu fitur utama IrFa PRIMACALM adalah Sesi Latihan Otomatis 10 Menit. Melalui satu kali sentuhan, pengguna dapat menjalankan rangkaian latihan yang terdiri atas tiga tahap, yaitu voice hypno afirmasi berisi tiga kalimat penguatan pikiran positif, latihan pernapasan sebanyak enam siklus napas dengan panduan suara, dan calming music atau musik relaksasi selama empat menit.

Gambar 2. Fitur Sesi Latihan Otomatis 10 Menit yang menggabungkan tiga rangkaian latihan. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Rangkaian sesi otomatis dirancang agar pengguna dapat mengikuti latihan secara berurutan tanpa harus menekan tombol berulang kali. Di luar sesi otomatis, pengguna tetap dapat memilih sendiri latihan pernapasan, afirmasi positif, dan aktivitas relaksasi lainnya.

Beranda Menampilkan Usia Kehamilan hingga Tingkat Kepatuhan

Pada halaman beranda, pengguna dapat melihat informasi usia kehamilan, tingkat kecemasan, total sesi, latihan terarah, rencana latihan personal, serta tingkat kepatuhan latihan.

Gambar 3. Tampilan beranda IrFa PRIMACALM dengan fitur latihan terarah dan rencana personal. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Lima Modul Edukasi Persalinan

Tidak hanya berfokus pada relaksasi, IrFa PRIMACALM juga memiliki lima modul edukasi persalinan dengan total 26 materi. Materi tersebut meliputi pemahaman kecemasan menjelang persalinan, proses persalinan, nyeri persalinan, kesiapan menghadapi persalinan, serta pengenalan tanda bahaya.

Gambar 4. Tampilan menu Edukasi Persalinan yang terdiri atas lima modul. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Dengan modul tersebut, pengguna tidak hanya mendapatkan latihan relaksasi, tetapi juga memperoleh materi edukasi yang berkaitan dengan persiapan menghadapi persalinan.

Skrining, Jurnal Harian, dan Pemantauan

IrFa PRIMACALM juga memiliki fitur skrining dan pemantauan yang mendukung proses penelitian. Pengguna dapat mengikuti tahapan program dan memantau perkembangan latihan yang dilakukan.

Aplikasi juga menyediakan Jurnal Harian yang memungkinkan pengguna mencatat perasaan, pengalaman, dan refleksi selama mengikuti program.

Dashboard untuk Kebutuhan Penelitian

Untuk mendukung kebutuhan penelitian, IrFa PRIMACALM dilengkapi Dashboard Peneliti yang memberikan gambaran data penelitian dan perkembangan responden. Dashboard tersebut menyediakan ringkasan data responden, skrining, jurnal, kemajuan latihan, distribusi tingkat kecemasan, serta fasilitas ekspor data ke format CSV.

 

Gambar 5. Dashboard Peneliti IrFa PRIMACALM untuk memantau data dan perkembangan responden. (Foto: Dokumentasi pribadi)

Mendukung Kesiapan Ibu Hamil

Pengembangan IrFa PRIMACALM menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung bidang kesehatan, khususnya dalam memberikan media edukasi dan latihan untuk membantu kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan.

Melalui integrasi edukasi, latihan pernapasan, afirmasi positif, mindfulness, relaksasi, jurnal harian, serta pemantauan perkembangan, IrFa PRIMACALM diharapkan dapat menjadi media pendukung bagi ibu hamil sekaligus menjadi bagian dari inovasi penelitian di bidang kesehatan berbasis teknologi.

Aplikasi IrFa PRIMACALM bersifat sebagai pendamping dan tidak menggantikan pemeriksaan kehamilan rutin (antenatal care) di bidan, puskesmas, maupun dokter.

 

Penulis: Irfana Tri Wijayanti | Editor: —

Rabu, Agustus 19, 2026

Kodim 0718/Pati Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Tlogoayu

Kodim 0718/Pati Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Tlogoayu


PATI – Kodim 0718/Pati kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Pati. Kali ini, bantuan air bersih didistribusikan ke Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Rabu (19/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kodim 0718/Pati menyalurkan tiga mobil tangki dengan total sekitar 14.500 liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kegiatan pendistribusian dipimpin Danramil 19/Gabus Kapten Inf Kusmiyanto bersama sembilan anggota. Turut hadir Kasi Kesra Desa Tlogoayu Jumari beserta perangkat desa dan warga masyarakat Desa Tlogoayu.

Dandim 0718/Pati Letkol Arm Timotius  Yogi  M.Han., melalui Danramil 19/Gabus Kapten Inf Kusmiyanto menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodim 0718/Pati kepada masyarakat, khususnya pada saat menhadapi musim kemarau . “Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat, sekaligus meringankan beban warga yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat. Kodim 0718/Pati akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat yang membutuhkan, sehingga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat secara langsung. Selain membantu memenuhi kebutuhan air bersih, kegiatan ini juga diharapkan semakin mempererat hubungan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kamis, Juli 30, 2026

Kodim 0718/Pati Wujudkan Infrastruktur Berkualitas Melalui Pembangunan Jembatan Beton

Kodim 0718/Pati Wujudkan Infrastruktur Berkualitas Melalui Pembangunan Jembatan Beton

Uploaded Image


PATI – Pembangunan jembatan beton yang dilaksanakan Kodim 0718/Pati di Sungai Ngaseman, Dukuh Soko, Desa Semirejo, Kecamatan Gembong, terus menunjukkan perkembangan yang positif. Hingga Kamis (30/07/2026), pekerjaan difokuskan pada pembangunan pondasi serta persiapan struktur utama jembatan. Jembatan sepanjang 12,5 meter dengan lebar 3 meter ini dibangun sebagai akses penghubung antara Dukuh Soko, Desa Semirejo, Kecamatan Gembong dengan Desa Purwosari, Kecamatan Tlogowungu guna meningkatkan konektivitas serta memperlancar mobilitas masyarakat.

Jembatan tersebut dirancang mampu dilalui kendaraan dengan kapasitas beban hingga sekitar 15 ton. Kehadirannya diharapkan dapat mempercepat akses masyarakat menuju lahan pertanian, memperlancar distribusi hasil panen, serta mendukung aktivitas perekonomian warga di wilayah Kecamatan Gembong dan Kecamatan Tlogowungu.

Sejumlah tahapan pekerjaan telah berhasil diselesaikan, mulai dari pembongkaran jembatan lama, pembersihan lokasi, penggalian pondasi, pemasangan bowplank, hingga pembangunan pondasi yang saat ini terus dikerjakan. Selain itu, pemasangan gelagar baja IWF dan pembuatan begesting gelagar juga terus berlangsung sebagai bagian dari persiapan struktur utama jembatan. Selama pelaksanaan, kondisi cuaca cerah mendukung kelancaran pekerjaan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Timotius Yogi, M.Han, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi warga. "Pembangunan jembatan ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini dengan kualitas yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Dandim.