Previous
Next

Sabtu, April 25, 2026

From sandbox to inbox 📬

From sandbox to inbox 📬

An unexpected email from a very unexpected sender ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌ ‌
WP Mail SMTP

Hey there,
 

A researcher at the AI company Anthropic was on their lunch break in a park a couple of weeks ago when they got an email. It was from an AI that was supposed to be locked in a box.
 

The AI, called Claude Mythos Preview, had been placed in a sealed-off computer as part of a safety test. A simulated user in the test had asked it to try to escape.

It did, more thoroughly than anyone expected. It broke out of the sandbox, then kept going: it built more exploits to reach systems beyond its containment, and began posting details of its own escape to a handful of public websites.

 

And when it was done, it sent the lead researcher an email to let them know it had managed to escape.
 

I was reading this story this morning and found it fascinating.
 

An extremely sophisticated AI had plenty of options for reaching a human: a Slack ping, a text message, a push notification, a page on a website. But it picked email - a technology that’s been around since the 1970s.
 

What does this tell us? Even machines know that email is the best option to go for when you want a human to actually pay attention. It's the one channel everyone still checks. Instant messaging platforms and social media apps come and go but email is the one thing that’s endured for decades.
 

This, of course, is the reason why I've ended up spending my working days writing about a WordPress plugin that does nothing more glamorous than make sure the emails your site sends actually arrive.
 

Think about what your site is sending right now. The password resets for people who've locked themselves out, the receipts for customers who've just paid you, the notifications about form submissions you haven't read yet, the admin alerts telling you something's broken. It's all mail that customers are actively waiting for, and a missing one could cost you in time, money, and reputation damage.
 

WP Mail SMTP exists to make sure those emails get through, and if they don’t you’ll know about it.
 

Set up email logs in WP Mail SMTP
 

Logs give you the receipt for every email your site tries to send. And if your site stops sending at all, whether because a credential expired or a plugin conflict knocked out your mailer, the failed email alert will ping you before anyone has to complain.
 

How to get alerts when WordPress emails fail

I'll be back in your inbox next week,


Rachel
Product Educator, WP Mail SMTP

 

P.S. Was this email helpful? 
 

We're ❤️ Hiring!
Join Our Team

Have a Question? Send Us a Message


© 2026 WPForms, LLC. All Rights Reserved.
400 Executive Center Drive, Ste 208, West Palm Beach, FL 33401

You received this email because you're subscribed to the WP Mail SMTP mailing list.


Privacy Policy  |  Contact Us |  Unsubscribe

Jumat, April 24, 2026

Dandim 0718/Pati Borong Jamu Pedagang Keliling di Lokasi TMMD Godo

Dandim 0718/Pati Borong Jamu Pedagang Keliling di Lokasi TMMD Godo



Dandim 0718/Pati Borong Jamu Pedagang Keliling di Lokasi TMMD Godo

PATI — Momen hangat terjadi di sela-sela pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Jumat (24/4/2026).

Komandan Kodim 0718/Pati selaku Dansatgas TMMD, Timotius Berlian Yogi Ananto, bersama anggota Satgas TMMD tampak memborong jamu dari pedagang keliling yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Pedagang tersebut diketahui bernama Sukiyem, warga Kecamatan Tambakromo, yang setiap hari berkeliling menjajakan jamu di area proyek TMMD. Kehadirannya kerap menjadi penyegar bagi para personel yang tengah beristirahat usai bekerja di lapangan.

Aksi sederhana itu tidak hanya dimanfaatkan untuk melepas dahaga dan menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.

Dandim 0718/Pati menyampaikan bahwa kebersamaan seperti ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Selain untuk menjaga kebugaran setelah bekerja, membeli jamu dari pedagang keliling seperti ini juga sebagai bentuk dukungan kami kepada masyarakat yang berusaha di sekitar lokasi TMMD,” ujarnya.

Ia menegaskan, kehadiran program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan sosial serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Semoga kegiatan TMMD ini tidak hanya membawa manfaat pembangunan, tetapi juga membantu meningkatkan perekonomian warga,” pungkasnya.

Cegah Kekerasan Anak, Peran Orang Tua Jadi Sorotan

Cegah Kekerasan Anak, Peran Orang Tua Jadi Sorotan

4d9505d5-9835-4c7b-a7ed-e290db812d25.jpg


Cegah Kekerasan Anak, Peran Orang Tua Jadi Sorotan


Pati, 22 April 2026 — Plt Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, Dwi Risma Ardhi Chandra, membuka sosialiasi Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual (Kilas) dan sosialisasi Keluarga Indonesia Anti Trafficking (Kiat) di Aula Gedung PKK Kabupaten Pati, hari ini, dengan menegaskan bahwa perlindungan anak dari kekerasan seksual harus dimulai dari keluarga, melalui pemahaman menyeluruh, kesadaran dampak, dan penguatan peran orang tua sebagai garda terdepan.

Dalam kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Kabupaten Pati serta diikuti pengurus TP PKK kecamatan se-Kabupaten Pati tersebut, Dwi menyampaikan bahwa program "Kilas” berfokus pada tiga pilar utama, yakni pemahaman jenis kekerasan seksual, kesadaran dampak jangka panjang, dan penguatan keluarga sebagai benteng utama.

“Pemerintah memiliki regulasi, namun yang paling dibutuhkan adalah peran nyata keluarga, khususnya orang tua. Orang tua harus hadir untuk memberikan pendidikan terbaik dan menjaga anak-anak kita dari berbagai ancaman,” tegas Dwi Risma Ardhi Chandra.

Ia pun menjelaskan bahwa edukasi kepada orang tua menjadi kunci pencegahan yang tidak dapat ditunda, mengingat kasus kekerasan terhadap anak kerap terjadi di lingkungan terdekat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak.

“Ingatlah bahwa orang tua adalah pahlawan. Dalam kegagalan, tangisan, maupun keberhasilan anak, kita harus tetap memberikan cinta serta dukungan tanpa batas,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, ia berharap seluruh kader TP PKK kecamatan mampu meneruskan materi dan edukasi hingga ke tingkat desa dan keluarga, sehingga terbentuk lingkungan Kabupaten Pati yang aman, peduli, dan ramah anak.

Rabu, April 22, 2026

‎Tari Gambyong SMK Al-Fallah Curi Perhatian di Pembukaan TMMD ke-128 Pati

‎Tari Gambyong SMK Al-Fallah Curi Perhatian di Pembukaan TMMD ke-128 Pati

2a32995c-9927-4cb7-943a-3171c4788e3d.jpg
‎PATI – Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 Kodim 0718/Pati berlangsung meriah. Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah Tari Gambyong yang dibawakan siswi SMK Al-Fallah.

‎Alunan musik tradisional yang syahdu berpadu dengan gerak tari yang anggun sukses memukau tamu undangan dan masyarakat yang hadir.

‎Tarian tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian upacara pembukaan TMMD di Lapangan Desa Gunungpanti, Kecamatan Winong, Pati, Rabu (22/4/2026).

‎Dengan gerakan lembut dan kompak, para penari menampilkan keindahan budaya Jawa yang sarat makna. Penampilan ini sekaligus mencerminkan semangat kebersamaan yang sejalan dengan program TMMD.

‎Sambutan hangat pun diberikan para undangan. Tak sekadar hiburan, Tari Gambyong juga menjadi simbol pelestarian budaya di tengah kegiatan pembangunan.

‎Pimpinan SMK Al-Fallah, Muchlisin mengaku bangga atas kesempatan yang diberikan kepada para siswanya untuk tampil dalam kegiatan tersebut.

‎“Kami berusaha memberikan penampilan terbaik sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan TMMD. Ini juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan budaya daerah,” ujarnya.

‎Kehadiran seni budaya dalam pembukaan TMMD ini menjadi bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan kultural.

‎Selain fokus pada pembangunan fisik, program TMMD juga menyentuh aspek sosial dan budaya masyarakat.

‎Penampilan Tari Gambyong tersebut pun membuat suasana pembukaan TMMD ke-128 semakin semarak dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh yang hadir.

Selasa, April 21, 2026

Menelisik Jejak Raden Ajeng Kartini dalam Seni Ukir Jepara

Menelisik Jejak Raden Ajeng Kartini dalam Seni Ukir Jepara

Salah satu perempuan pengukir di Jepara.JPG
Menelisik Jejak Raden Ajeng Kartini dalam Seni Ukir Jepara

JEPARA — PATINEWSCOM

Seni ukir Jepara bukan sekadar karya estetika, melainkan jejak panjang sejarah, budaya, dan perjuangan yang terus hidup lintas generasi. Nilai tersebut kembali diangkat dalam Pameran TATAH 2026 bertajuk Suluk – Sulur – Jepara yang akan digelar di Museum Nasional Indonesia pada 29 April hingga 5 Juli 2026.

Pendekatan riset historis menjadi fondasi utama pameran ini. Salah satu peneliti, Susi Ernawati Susindra, menegaskan bahwa riset bukan sekadar mengumpulkan data, tetapi menggali “jiwa” dari narasi ukir Jepara.

“Semakin kuat risetnya, semakin tinggi kredibilitas pameran dalam menyajikan sejarah yang autentik,” ujarnya.

Penelusuran terhadap ratusan surat keluarga Kartini mengungkap fakta penting bahwa peran Kartini dalam mengembangkan ekonomi kreatif telah dimulai jauh sebelum korespondensinya dikenal luas di Eropa. Pada usia 19 tahun, Kartini bahkan telah menggagas pemberdayaan pengrajin perempuan di Desa Mulyoharjo dan mengirim karya ke pameran internasional di Den Haag tahun 1898.

Dalam ajang tersebut, Kartini bersama adiknya, Kardinah dan Roekmini, memperkenalkan karya ukir Jepara melalui Paviliun Japara. Langkah ini menjadi strategi awal rebranding kriya Jepara yang saat itu tengah mengalami kemunduran.

Tidak berhenti di Belanda, karya ukir Jepara juga menembus pameran di Paris hingga Osaka, Jepang. Di Osaka, Kartini mengirimkan karya unggulan berupa sketsel ukir yang kemudian tercatat dalam literatur sejarah awal abad ke-20.

Dalam prosesnya, Kartini juga berani mendobrak tabu, termasuk memperkenalkan motif wayang dalam ukiran, yang sempat dianggap melanggar tradisi. Dukungan ayahnya, Raden Mas Adipati Sosroningrat, menjadi kunci keberhasilan inovasi tersebut hingga dikenal di tingkat global.

Lebih jauh, pameran ini juga mengangkat peran perempuan dalam ekosistem ukir Jepara. Sejak dahulu, perempuan memegang peran penting, mulai dari proses awal hingga kini berkembang menjadi desainer, pemasar, hingga pelaku usaha mandiri di bidang kriya.

Sebagai penguatan narasi, riset ini juga akan dituangkan dalam buku yang diluncurkan bersamaan dengan pameran. Dokumentasi tersebut mencakup teknik ukir tradisional hingga arsip penting dari berbagai sumber, termasuk perpustakaan digital Belanda.

Di bawah arahan Veronica Rompies, TATAH 2026 diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus apresiasi terhadap kekayaan kriya Nusantara.

Pameran ini menegaskan bahwa seni ukir Jepara bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan tradisi hidup yang terus berkembang—ditopang oleh riset, ingatan sejarah, dan tangan-tangan kreatif yang menjaga keberlanjutannya.

#kartini #fyp #virals