Previous
Next

Jumat, April 10, 2026

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Pengamanan Kunjungan Presiden di Magelang Berjalan Aman dan Lancar

Pangdam IV/Diponegoro Pastikan Pengamanan Kunjungan Presiden di Magelang Berjalan Aman dan Lancar

Uploaded Image


Magelang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. memimpin tugas pengamanan VVIP Presiden RI dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia di wilayah Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026).

Seluruh pasukan pengamanan Kodam IV/Diponegoro digelar sesuai sektor tugas dan tanggungjawabnya guna menjamin dan memastikan seluruh rangkaian kunker Presiden RI berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dalam tugas Pengamanan VVIP tersebut, juga melibatkan perbantuan personel dari unsur Polri dan Pemda sesuai kebutuhan di sektor Pam Terluar. Sinergi lintas instansi ini menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan situasi kondusif selama rangkaian kunjungan berlangsung.

Menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto, proses sterilisasi dilakukan secara ketat di kawasan pabrik PT VKTR Sakti Industries. Pengawasan akses masuk, pengamanan perimeter, serta pengendalian area dilakukan berlapis untuk memastikan standar keamanan terpenuhi secara maksimal.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meninjau sekaligus meresmikan fasilitas produksi kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan industri ramah lingkungan dan memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.

Dengan kesiapan personel di lapangan serta koordinasi yang solid antarinstansi, pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi seluruh pihak serta memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI di Magelang berjalan tanpa hambatan. 
Tradisi Larung Sesaji Sedekah Laut Alasdowo Dukuhseti Pati

Tradisi Larung Sesaji Sedekah Laut Alasdowo Dukuhseti Pati

8e5e7f87-dd2f-4a14-8be5-8ee977e98f57.jpeg
Tradisi Larung Sesaji Sedekah Laut Alasdowo Dukuhseti Pati

Tradisi larung sesaji dalam rangka sedekah laut Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati Tahun 2026 berlangsung khidmat dan meriah pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan budaya tahunan masyarakat nelayan tersebut mendapat pengamanan langsung dari jajaran Satpolairud Polresta Pati guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.

Pengamanan dipimpin Ps. KBO Satpolairud Polresta Pati Aipda Eko Setiyanto, S.H., bersama sejumlah personel Satpolairud yang diterjunkan di dua titik utama, yakni kawasan muara sungai Desa Alasdowo dan perairan laut tempat pelaksanaan larung sesaji.

Tradisi sedekah laut diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Alasdowo, dilanjutkan penyerahan miniatur kapal yang akan dilarung ke laut. Setelah itu, rombongan nelayan bersama warga berangkat menuju tengah laut menggunakan perahu untuk melaksanakan prosesi adat.

Dalam prosesi tersebut, tokoh agama setempat memimpin doa bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil laut yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat nelayan Desa Alasdowo.

Puncak acara ditandai dengan pelarungan miniatur kapal yang berisi kepala kambing ke tengah laut sebagai simbol persembahan adat dan harapan keselamatan serta keberkahan bagi para nelayan saat melaut. Setelah prosesi selesai, rombongan nelayan kembali ke bantaran sungai dengan tertib.

Kapolresta Pati melalui Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, S.H., M.M., mengatakan pihaknya hadir untuk memastikan kegiatan budaya masyarakat dapat berlangsung aman tanpa gangguan serta memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta yang hadir.

“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya tradisi budaya yang sudah menjadi warisan turun-temurun agar tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kompol Hendrik.

Ia menambahkan, tradisi sedekah laut bukan hanya bentuk pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat nelayan serta ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. “Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilestarikan sebagai identitas budaya masyarakat pesisir Kabupaten Pati,” tambahnya.

Kompol Hendrik juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keamanan selama kegiatan masyarakat berlangsung dan tidak segan melaporkan apabila menemukan gangguan kamtibmas maupun keadaan darurat melalui Call Center Polri 110 yang aktif melayani masyarakat selama 24 jam secara gratis.

 #pati #jateng #fyp #virals

Kamis, April 09, 2026

Pendopo Pati Kembali Jadi Ruang Edukasi

Pendopo Pati Kembali Jadi Ruang Edukasi

Pendopo Pati Kembali Jadi Ruang Edukasi

Uploaded Image


PATI, 8 April 2026 — Suasana Pendopo Kabupaten Pati tampak berbeda dengan adanya kunjungan siswa SD IT Nurul Fikri Trangkil dalam kegiatan outing class, Rabu (8/4). 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan nilai-nilai sejarah dan identitas daerah kepada generasi muda sejak dini.

Tidak hanya mendengarkan penjelasan, para siswa juga diajak berkeliling pendopo untuk melihat langsung berbagai bagian bangunan yang sarat makna sejarah.

Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, yang menerima langsung kunjungan tersebut, menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar wisata, tetapi juga sarana pembelajaran bagi para siswa.

“Jadi datang ke sini tidak hanya melihat megahnya Pendopo Kabupaten Pati, tetapi harus mengetahui sejarah tentang Kabupaten Pati,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya mengenalkan sejarah daerah kepada anak-anak sebagai bekal dalam memahami jati diri dan perjalanan panjang daerahnya.

“Inilah pentingnya anak-anak semua belajar tentang sejarah supaya memahami bahwa Kabupaten Pati telah berdiri sekitar 703 tahun lalu, sehingga kalian semua ini adalah warisan generasi anak-anak yang hebat yang nantinya menjadi penerus Kabupaten Pati”, pungkasnya.
341 Siswa Ikuti TKA di MTsN 1 Pati, Uji Kemampuan Akademik Jadi Penentu Arah Studi

341 Siswa Ikuti TKA di MTsN 1 Pati, Uji Kemampuan Akademik Jadi Penentu Arah Studi

f6f86539-9e4b-47fd-8afc-d6fb3f976f1e.jpeg
MTsN 1 Pati menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ajaran 2025/2026 bagi siswa kelas IX. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai Rabu hingga Kamis (8–9 April), sebagai bagian dari evaluasi capaian akademik siswa.

Ketua Panitia TKA, Lailatun Ni’mah, menyampaikan bahwa total peserta yang mengikuti tes mencapai 341 siswa, terdiri dari 148 siswa laki-laki dan 193 siswa perempuan.

“Tes Kemampuan Akademik ini diikuti oleh 341 siswa kelas IX, terdiri dari 148 siswa laki-laki dan 193 siswa perempuan,” ujarnya.

Ia memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana telah dipersiapkan secara maksimal guna mendukung kelancaran pelaksanaan tes. Berbagai perangkat, mulai dari client utama dan cadangan, laptop proktor, hingga perlengkapan pengawas seperti tripod, webcam, dan headset telah tersedia.

“Secara sarana prasarana siap 100 persen. Kami juga telah menyelesaikan pengaturan IP untuk aplikasi exam browser baik untuk pelaksanaan TKA maupun AN,” jelasnya.

Pelaksanaan TKA dibagi menjadi tiga sesi setiap harinya. Pada hari pertama, materi yang diujikan meliputi Matematika dan Survei Karakter, sementara hari kedua difokuskan pada Bahasa Indonesia dan Sulingjar.

Lailatun menambahkan, hingga pelaksanaan hari kedua, tidak ditemukan kendala berarti baik dari sisi server maupun perangkat. Seluruh peserta juga tercatat hadir tanpa ada yang absen.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Pati, Wahyu Hidayat, menegaskan bahwa TKA memiliki peran penting sebagai alat ukur kemampuan akademik siswa.

“TKA ini merupakan jembatan bagi siswa untuk mengukur kemampuan akademik dan mengetahui sejauh mana penguasaan materi mereka. Kami berharap ini menjadi motivasi agar mereka belajar lebih serius,” ungkapnya.

Menurut Wahyu, hasil TKA juga menjadi acuan penting bagi siswa dalam menentukan langkah pendidikan selanjutnya.

“Hasil dari TKA ini membantu siswa mengetahui kekuatan dan kelemahan mereka, sehingga memiliki landasan yang kuat untuk melanjutkan ke sekolah atau madrasah impian,” tambahnya.

Selain itu, pihak madrasah akan memanfaatkan data hasil TKA sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan ke depan.

“Dengan hasil TKA ini, kami memiliki basis data yang akurat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di MTsN 1 Pati,” pungkasnya.

Rabu, April 08, 2026

Motor Warga Bajomulyo yang Hilang Berhasil Ditemukan oleh Polsek Juwana, Diambil Tanpa Pungutan Biaya

Motor Warga Bajomulyo yang Hilang Berhasil Ditemukan oleh Polsek Juwana, Diambil Tanpa Pungutan Biaya


Uploaded Image

Motor Warga Bajomulyo yang Hilang Berhasil Ditemukan oleh Polsek Juwana, Diambil Tanpa Pungutan Biaya

PATI, 8 April 2026 — Rasa haru dan syukur dirasakan Suparno, warga Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, setelah sepeda motor miliknya yang sempat hilang berhasil ditemukan kembali oleh jajaran Polsek Juwana.

Peristiwa kehilangan tersebut terjadi pada Minggu pagi, 5 April 2026, dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan di lapangan.

Berkat kesigapan aparat, kendaraan milik korban berhasil ditemukan dalam waktu relatif singkat dan segera dikembalikan kepada pemiliknya. Keberhasilan ini menjadi bukti respons cepat kepolisian dalam menangani laporan masyarakat.

Suparno mengaku sangat berterima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh Polsek Juwana. Ia menyebut proses pelaporan hingga penyerahan kendaraan berlangsung mudah, cepat, dan tanpa dipungut biaya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polsek Juwana. Motor saya bisa kembali, dan dari awal laporan sampai penyerahan tidak dipungut biaya sama sekali,” ujarnya.

Ia juga menilai pelayanan yang diberikan sangat humanis dan membantu masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi benar-benar dirasakan dalam memberikan rasa aman.

Sementara itu, Kapolresta Pati melalui Kapolsek Juwana, AKP Mudofar, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kasus kehilangan kendaraan bermotor.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti secara profesional dan cepat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan kepolisian, mulai dari pelaporan hingga pengembalian barang bukti, tidak dipungut biaya. Hal ini sebagai bentuk transparansi dan upaya membangun kepercayaan publik.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana atau gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Warga dapat menghubungi layanan Call Center Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam untuk mendapatkan respons cepat dari petugas.