Rabu, September 09, 2026
Rabu, September 02, 2026
Dosen STIKes Bakti Utama Pati Kembangkan IrFa PRIMACALM, Aplikasi Android Pendamping Ibu Hamil Hadapi Kecemasan Persalinan
INOVASI TEKNOLOGI KESEHATAN • STIKes BAKTI UTAMA PATI
Dosen
STIKes Bakti Utama Pati Kembangkan IrFa PRIMACALM, Aplikasi Android Pendamping
Ibu Hamil Hadapi Kecemasan Persalinan
PATI – Dosen
sekaligus Ketua STIKes Bakti Utama Pati, Irfana Tri Wijayanti, S.Si.T., M.Kes.,
M.Keb., mengembangkan aplikasi berbasis Android bernama IrFa PRIMACALM (Primigravida
Maternity Child Birth Anxiety Learning and Mindfulness). Aplikasi ini
dirancang untuk mendampingi ibu hamil pertama atau primigravida pada trimester
III — usia kehamilan 28–36 minggu — dalam menghadapi kecemasan menjelang
persalinan.
Aplikasi
tersebut dikembangkan sebagai bagian dari penelitian disertasi Irfana pada
Program Doktor (S3) Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Semarang
(Unnes). Dalam penyusunan disertasinya, dibimbing oleh promotor Prof. Dr.
Tandiyo Rahayu, M.Pd., serta kopromotor Dr. Sofwan Indarjo, S.K.M., M.Kes. dan
Dr. dr. Intan Zainafree, M.H.Kes.
Gambar 1. Tampilan pembuka aplikasi IrFa PRIMACALM.
(Foto: Dokumentasi pribadi)
IrFa PRIMACALM
mengintegrasikan berbagai pendekatan dalam satu aplikasi, mulai dari edukasi
persalinan, latihan pernapasan terpandu, afirmasi positif, voice hypnobirthing,
mindfulness, hingga relaksasi..
Sesi Latihan Otomatis 10 Menit
Salah satu
fitur utama IrFa PRIMACALM adalah Sesi Latihan Otomatis 10 Menit. Melalui satu
kali sentuhan, pengguna dapat menjalankan rangkaian latihan yang terdiri atas
tiga tahap, yaitu voice hypno afirmasi berisi tiga kalimat penguatan
pikiran positif, latihan pernapasan sebanyak enam siklus napas dengan panduan
suara, dan calming music atau musik relaksasi selama empat menit.
Gambar 2. Fitur Sesi Latihan Otomatis 10 Menit yang
menggabungkan tiga rangkaian latihan. (Foto: Dokumentasi pribadi)
Rangkaian sesi
otomatis dirancang agar pengguna dapat mengikuti latihan secara berurutan tanpa
harus menekan tombol berulang kali. Di luar sesi otomatis, pengguna tetap dapat
memilih sendiri latihan pernapasan, afirmasi positif, dan aktivitas relaksasi
lainnya.
Beranda Menampilkan Usia Kehamilan hingga Tingkat Kepatuhan
Pada halaman
beranda, pengguna dapat melihat informasi usia kehamilan, tingkat kecemasan,
total sesi, latihan terarah, rencana latihan personal, serta tingkat kepatuhan
latihan.
Gambar 3. Tampilan beranda IrFa PRIMACALM dengan fitur
latihan terarah dan rencana personal. (Foto: Dokumentasi pribadi)
Lima Modul Edukasi Persalinan
Tidak hanya
berfokus pada relaksasi, IrFa PRIMACALM juga memiliki lima modul edukasi persalinan
dengan total 26 materi. Materi tersebut meliputi pemahaman kecemasan menjelang
persalinan, proses persalinan, nyeri persalinan, kesiapan menghadapi
persalinan, serta pengenalan tanda bahaya.
Gambar 4. Tampilan menu Edukasi Persalinan yang terdiri
atas lima modul. (Foto: Dokumentasi pribadi)
Dengan modul
tersebut, pengguna tidak hanya mendapatkan latihan relaksasi, tetapi juga
memperoleh materi edukasi yang berkaitan dengan persiapan menghadapi
persalinan.
Skrining, Jurnal Harian, dan Pemantauan
IrFa PRIMACALM
juga memiliki fitur skrining dan pemantauan yang mendukung proses penelitian.
Pengguna dapat mengikuti tahapan program dan memantau perkembangan latihan yang
dilakukan.
Aplikasi juga
menyediakan Jurnal Harian yang memungkinkan pengguna mencatat perasaan,
pengalaman, dan refleksi selama mengikuti program.
Dashboard untuk Kebutuhan Penelitian
Untuk mendukung
kebutuhan penelitian, IrFa PRIMACALM dilengkapi Dashboard Peneliti yang
memberikan gambaran data penelitian dan perkembangan responden. Dashboard
tersebut menyediakan ringkasan data responden, skrining, jurnal, kemajuan
latihan, distribusi tingkat kecemasan, serta fasilitas ekspor data ke format
CSV.
Gambar 5. Dashboard Peneliti IrFa PRIMACALM untuk
memantau data dan perkembangan responden. (Foto: Dokumentasi pribadi)
Mendukung Kesiapan Ibu Hamil
Pengembangan
IrFa PRIMACALM menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam
mendukung bidang kesehatan, khususnya dalam memberikan media edukasi dan
latihan untuk membantu kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan.
Melalui
integrasi edukasi, latihan pernapasan, afirmasi positif, mindfulness,
relaksasi, jurnal harian, serta pemantauan perkembangan, IrFa PRIMACALM
diharapkan dapat menjadi media pendukung bagi ibu hamil sekaligus menjadi
bagian dari inovasi penelitian di bidang kesehatan berbasis teknologi.
Aplikasi IrFa
PRIMACALM bersifat sebagai pendamping dan tidak menggantikan pemeriksaan
kehamilan rutin (antenatal care) di bidan, puskesmas, maupun dokter.
Penulis:
Irfana Tri Wijayanti | Editor: —
Rabu, Agustus 19, 2026
Kodim 0718/Pati Distribusikan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Tlogoayu
Kamis, Juli 30, 2026
Kodim 0718/Pati Wujudkan Infrastruktur Berkualitas Melalui Pembangunan Jembatan Beton
Rabu, Juli 29, 2026
Ditanya Soal Siapa Dalang Skenario Politik yang Menjatuhkannya, Sudewo: "Wong Pati Ngerti Kabeh!"
PATINEWSCOM
Bupati Pati nonaktif Sudewo melontarkan pernyataan keras usai menjalani sidang perkara dugaan korupsi terkait pengisian perangkat desa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Rabu (29/7/2026).
Di hadapan awak media, Sudewo mengibaratkan perkara yang menjeratnya sebagai "maling teriak maling". Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk penolakannya terhadap tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
"Kalau saya istilahkan, kasus pengisian perangkat desa ini adalah maling teriak maling. Betul-betul maling teriak maling," kata Sudewo kepada wartawan usai persidangan.
Menurut Sudewo, pihak yang menurutnya melakukan kesalahan justru berupaya mengalihkan perhatian dengan menuduh orang lain yang tidak terlibat.
"Maling yang sesungguhnya, yang benar-benar nyata, justru berteriak supaya orang lain yang tidak melakukan apa-apa ditangkap," ujarnya.
Tanggapi Kesaksian di Persidangan
Sudewo juga dimintai tanggapan mengenai keterangan saksi Mujiburrahman yang, menurut wartawan, mengaku mendengar penyebutan nama Sudewo dari pihak lain dalam perkara tersebut.
Menanggapi hal itu, Sudewo meminta agar konfirmasi dilakukan langsung kepada pihak yang disebut dalam kesaksian tersebut.
"Nanti dikonfirmasi saja kepada Pak Sumarjono dan Pak Sukarjan, karena itu kan tidak langsung dari saya," katanya.
Klaim Jadi Korban Skenario Politik
Dalam kesempatan yang sama, Sudewo menyatakan dirinya merasa menjadi korban dalam perkara yang sedang bergulir. Ia mengklaim ada skenario politik yang bertujuan menjatuhkan dirinya.
"Saya memang jadi korban. Ini memang ada skenario politik supaya saya jatuh," ucapnya.
Saat ditanya siapa pihak yang dimaksud berada di balik dugaan skenario tersebut, Sudewo tidak menyebut nama tertentu.
"Wong Pati ngerti kabeh," ujarnya singkat.
#pati #jateng
#virals #fyp #jangkauanluas