Previous
Next

Sabtu, Maret 21, 2026

Kapolresta Pati Pastikan Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Berlangsung Aman dan Tertib

Kapolresta Pati Pastikan Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Berlangsung Aman dan Tertib




Kapolresta Pati Pastikan Malam Takbir Idul Fitri 1447 H Berlangsung Aman dan Tertib

PATI – Jajaran Polresta Pati bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan pemantauan langsung kegiatan malam takbir menyambut Idul Fitri 1447 H yang jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan pada malam Jumat, 20 Maret 2026, dipimpin Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi, didampingi Plt Bupati Pati, Dandim Pati, serta perwakilan PJU Polresta Pati.

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik keramaian dan jalur utama yang menjadi pusat aktivitas masyarakat saat malam takbiran. Kehadiran aparat gabungan tersebut bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan masyarakat dapat merayakan malam kemenangan dengan tertib tanpa mengganggu ketertiban umum.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel di berbagai pos pengamanan dan titik rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk konvoi kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas.

"Kami bersama Forkopimda turun langsung untuk memastikan pelaksanaan malam takbir dalam rangka Idul Fitri 1447 H berjalan aman, tertib, dan lancar. Personel telah kami tempatkan di titik-titik strategis untuk mengantisipasi kerawanan yang mungkin terjadi," ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara sederhana dan tidak melakukan kegiatan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Menurutnya, perayaan yang khidmat dan tertib akan menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi seluruh masyarakat.

Dengan sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah daerah, diharapkan pelaksanaan malam takbir Idul Fitri 1447 H di Kabupaten Pati dapat berlangsung kondusif. Hingga saat ini, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali, serta masyarakat dapat menjalankan tradisi takbiran dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

(Humas Resta Pati)

Jumat, Maret 20, 2026

Amankan Malam Takbir, Kapolresta Pati Tekankan Humanisme dan Ketegasan dalam Apel Pergeseran Pasukan

Amankan Malam Takbir, Kapolresta Pati Tekankan Humanisme dan Ketegasan dalam Apel Pergeseran Pasukan




Polresta Pati menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) di halaman Mapolresta Pati sebagai langkah memastikan kesiapan pengamanan malam takbir Idulfitri 1447 Hijriah. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan sebagai bentuk sinergi lintas sektoral.

Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi, dalam amanatnya menegaskan bahwa apel ini merupakan tahapan penting untuk mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi sebelum pelaksanaan pengamanan di lapangan.

"Apel ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan seluruh personel dan perlengkapan dalam menghadapi malam takbiran," tegasnya.

Ia menjelaskan, malam takbir merupakan momen penuh suka cita bagi umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa. Namun, tingginya euforia masyarakat juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

"Kita harus mampu mengelola euforia masyarakat agar tetap dalam koridor yang aman dan tertib," ujarnya.

Kapolresta juga mengingatkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, penggunaan petasan berbahaya, hingga aksi kriminalitas jalanan seperti balap liar dan konvoi ugal-ugalan.

Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Personel diminta mengedepankan sikap persuasif dengan mengedepankan senyum, sapa, dan salam saat berinteraksi dengan masyarakat.

Namun demikian, tindakan tegas tetap diperlukan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan.

"Silakan bertindak tegas dan terukur terhadap pelanggaran seperti knalpot brong, balap liar, penggunaan petasan berbahaya, dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam menjaga kondusivitas wilayah selama malam takbir.

"Keberhasilan pengamanan tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat," ungkapnya.

Mengakhiri amanatnya, Kapolresta Pati mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib dan aman tanpa konvoi berlebihan serta tetap mematuhi aturan lalu lintas.

"Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya.

#idulfitri #lebaran #fyp #virals #jangkauansemuaorang
Ciptakan Rasa Aman, Kodim 0718/Pati Gelar Pengamanan Pospam Pantura

Ciptakan Rasa Aman, Kodim 0718/Pati Gelar Pengamanan Pospam Pantura




PATI – Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri, Kodim 0718/Pati melaksanakan kegiatan pengamanan (PAM) Lebaran di sejumlah titik strategis wilayah, Kamis (20/3/2026).

Sebelum pelaksanaan pengamanan di lapangan, terlebih dahulu dilaksanakan apel siaga di Makodim 0718/Pati sebagai bentuk kesiapan personel dalam mendukung kegiatan pengamanan Lebaran.

Pengamanan difokuskan pada beberapa Pos Pengamanan (Pospam) yang tersebar di titik-titik rawan dan pusat keramaian, di antaranya kawasan Tugu Bandeng Kecamatan Margorejo, Alun-alun Juwana, Alun-alun Pati, serta jalur strategis lainnya seperti wilayah Sukolilo dan jalur Pantura di Kecamatan Batangan.

Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0718/Pati bersinergi dengan Polri dan instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta unsur pendukung lainnya. Sinergitas tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Pati.

Selain melaksanakan pengamanan, personel di lapangan juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas, memberikan imbauan kepada pengguna jalan, serta siap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan maupun informasi selama perjalanan mudik.

Dengan adanya pengamanan terpadu ini, diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan keamanan dan kelancaran lalu lintas, sehingga masyarakat dapat merasakan kenyamanan selama menjalankan aktivitas mudik Lebaran.
Kemacetan Parah di Sejumlah Titik Mudik, DPR Tagih Komitmen BUMN Karya

Kemacetan Parah di Sejumlah Titik Mudik, DPR Tagih Komitmen BUMN Karya


Anggota Komisi VI DPR RI, Imas Aan Ubudiyah, menagih komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor karya dalam memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

Ia menyoroti masih terjadinya kemacetan parah di sejumlah titik vital jalur mudik yang dinilai merugikan pemudik, baik dari sisi waktu, biaya, maupun keselamatan perjalanan.

"BUMN karya harus hadir sebagai solusi, bukan justru menjadi bagian dari persoalan. Komitmen menghadirkan infrastruktur yang layak dan nyaman harus benar-benar diwujudkan," tegas Imas dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Selain kemacetan, ia juga menyoroti kondisi jalan rusak serta proyek infrastruktur yang belum rampung di sejumlah titik jalur mudik. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan.

"Jalan berlubang, perbaikan yang belum selesai, serta minimnya penerangan menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pemudik," ujarnya.

Politisi Fraksi PKB itu mendesak BUMN karya untuk segera mengambil langkah konkret, mulai dari percepatan perbaikan jalan, optimalisasi manajemen lalu lintas di titik rawan macet, hingga peningkatan fasilitas pendukung seperti rest area dan penerangan jalan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara BUMN karya, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepolisian, serta pemerintah daerah agar penanganan arus mudik berjalan terpadu.

"Jangan sampai masyarakat menjadi korban dari lemahnya koordinasi. Mudik adalah momen kebahagiaan, negara harus memastikan perjalanan aman dan nyaman," tambahnya.

Lebih lanjut, Imas mengingatkan bahwa puncak arus mudik diprediksi masih akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta siaga penuh, termasuk melakukan rekayasa lalu lintas tambahan dan percepatan perbaikan darurat.

Berdasarkan laporan di lapangan, kemacetan dan kerusakan jalan terpantau di sejumlah ruas strategis, seperti Jalur Pantura wilayah Brebes–Tegal hingga Pekalongan, Tol Trans Jawa di titik rest area, Tol Tangerang–Merak, hingga Jalur Lintas Sumatera.

"Kesiapsiagaan harus maksimal. Jangan menunggu masalah membesar baru bertindak," pungkasnya.

#fyp #virals #jangkauansemuaorang #lebaran #idulfitri
Posko THR dan BHR Tetap Siaga Selama Libur Lebaran 2026, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi

Posko THR dan BHR Tetap Siaga Selama Libur Lebaran 2026, Pastikan Hak Pekerja Terpenuhi



Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 milik Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) tetap beroperasi selama libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri 1447 Hijriah.

Langkah ini diambil untuk memastikan pekerja/buruh, pengemudi ojek online (ojol), serta kurir online (kurol) tetap dapat mengakses layanan konsultasi maupun menyampaikan aduan terkait hak keagamaan mereka.

"Meski dalam masa libur nasional dan cuti bersama, pemerintah tetap hadir untuk memastikan layanan Posko THR dan BHR tetap dapat diakses masyarakat," ujar Yassierli dalam siaran pers, Kamis (19/3/2026).

Ia menegaskan, keberadaan posko selama masa libur sangat penting agar persoalan pembayaran THR tidak berlarut, terutama saat kebutuhan ekonomi masyarakat meningkat menjelang dan setelah Lebaran.

Selain layanan konsultasi, Kemnaker juga menyiagakan pengawas ketenagakerjaan untuk mempercepat penanganan setiap laporan yang masuk, termasuk berkoordinasi dengan pengawas di tingkat provinsi.

Adapun layanan tatap muka Posko THR dan BHR dibuka setiap hari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker. Sementara layanan daring dapat diakses melalui situs resmi dan kanal WhatsApp yang disediakan, dengan operasional direncanakan hingga H+7 Idulfitri.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Indah Anggoro Putri, mengungkapkan bahwa selama periode 4–17 Maret 2026, posko telah menerima 2.488 layanan konsultasi. Rinciannya, 1.993 terkait THR dan 495 terkait BHR.

Mayoritas layanan dilakukan melalui kanal digital, khususnya fitur live chat yang mencatat 2.246 konsultasi, sementara sisanya melalui pusat bantuan dan layanan tatap muka.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3, Ismail Pakaya, menyampaikan bahwa hingga 18 Maret 2026, posko telah menerima 2.113 aduan yang melibatkan 1.388 perusahaan.

Jenis aduan terbanyak adalah THR tidak dibayarkan sebanyak 1.273 laporan, diikuti THR tidak sesuai ketentuan sebanyak 474 laporan, serta keterlambatan pembayaran sebanyak 366 laporan.

Dari sisi wilayah, aduan terbanyak berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Ismail menegaskan bahwa setiap laporan akan menjadi prioritas pengawasan dan meminta perusahaan untuk memenuhi kewajiban pembayaran THR sesuai peraturan yang berlaku.

"Kami minta perusahaan memenuhi kewajibannya agar hak pekerja dapat diterima tepat waktu," tegasnya.

#fyp #virals #jangkauansemuaorang #lebaran #idulfitri