Previous
Next

Rabu, April 08, 2026

Motor Warga Bajomulyo yang Hilang Berhasil Ditemukan oleh Polsek Juwana, Diambil Tanpa Pungutan Biaya

Motor Warga Bajomulyo yang Hilang Berhasil Ditemukan oleh Polsek Juwana, Diambil Tanpa Pungutan Biaya


Uploaded Image

Motor Warga Bajomulyo yang Hilang Berhasil Ditemukan oleh Polsek Juwana, Diambil Tanpa Pungutan Biaya

PATI, 8 April 2026 — Rasa haru dan syukur dirasakan Suparno, warga Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, setelah sepeda motor miliknya yang sempat hilang berhasil ditemukan kembali oleh jajaran Polsek Juwana.

Peristiwa kehilangan tersebut terjadi pada Minggu pagi, 5 April 2026, dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian. Menindaklanjuti laporan itu, petugas bergerak cepat melakukan penyelidikan di lapangan.

Berkat kesigapan aparat, kendaraan milik korban berhasil ditemukan dalam waktu relatif singkat dan segera dikembalikan kepada pemiliknya. Keberhasilan ini menjadi bukti respons cepat kepolisian dalam menangani laporan masyarakat.

Suparno mengaku sangat berterima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh Polsek Juwana. Ia menyebut proses pelaporan hingga penyerahan kendaraan berlangsung mudah, cepat, dan tanpa dipungut biaya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polsek Juwana. Motor saya bisa kembali, dan dari awal laporan sampai penyerahan tidak dipungut biaya sama sekali,” ujarnya.

Ia juga menilai pelayanan yang diberikan sangat humanis dan membantu masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi benar-benar dirasakan dalam memberikan rasa aman.

Sementara itu, Kapolresta Pati melalui Kapolsek Juwana, AKP Mudofar, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kasus kehilangan kendaraan bermotor.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan kami tindaklanjuti secara profesional dan cepat,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh layanan kepolisian, mulai dari pelaporan hingga pengembalian barang bukti, tidak dipungut biaya. Hal ini sebagai bentuk transparansi dan upaya membangun kepercayaan publik.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap tindak pidana atau gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing. Warga dapat menghubungi layanan Call Center Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam untuk mendapatkan respons cepat dari petugas.


Ratusan Pasar di Pati Butuh Perbaikan, LBH Djuang Desak Pemkab Gerak Cepat

Ratusan Pasar di Pati Butuh Perbaikan, LBH Djuang Desak Pemkab Gerak Cepat

45 Template Patinews.jpg
Direktur LBH Djuang Pati, Fatkhur Rahman, SH., MH, mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk segera mengambil langkah cepat dalam merealisasikan program kerja yang telah direncanakan sebelumnya, khususnya terkait renovasi pasar di Kabupaten Pati. Selasa, 7/4/2026.

Menurut Fatkhur Rahman, program renovasi pasar tersebut bukanlah wacana baru, melainkan telah disetujui dan disahkan oleh Bupati Pati nonaktif, Sudewo, pada masa jabatannya. Oleh karena itu, ia menilai tidak ada alasan untuk menunda pelaksanaan program yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat tersebut.

“Kami dari LBH Djuang Pati mendesak kepada Plt Bupati Pati agar segera merealisasikan pembangunan, khususnya renovasi pasar di Kabupaten Pati. Program ini sudah disetujui dan disahkan oleh Bupati nonaktif sebelumnya,” ujar Fatkhur Rahman saat menyampaikan keterangan kepada media.

Ia menjelaskan, total anggaran yang telah dialokasikan untuk program renovasi pasar tersebut mencapai sekitar Rp6 miliar. Anggaran tersebut terbagi dalam dua pos, yakni sekitar Rp1,5 miliar yang berada di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), serta sekitar Rp4,5 miliar yang berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Fatkhur menambahkan, program tersebut mencakup renovasi ratusan unit pasar yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati. Dengan besarnya cakupan tersebut, ia menilai realisasi program menjadi sangat mendesak karena menyangkut kebutuhan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang.

Lebih lanjut, pihaknya juga mendorong Plt Bupati untuk segera melakukan koordinasi dengan Bupati nonaktif guna memastikan keberlanjutan program pembangunan yang telah dirancang. Hal ini dinilai penting agar tidak terjadi stagnasi pembangunan di daerah.

“Kalau perlu, Plt Bupati segera berkoordinasi dengan Bupati nonaktif untuk memastikan tindak lanjut pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Pati,” tegasnya.

Fatkhur juga menyoroti bahwa sejak pelantikan Plt Bupati hingga saat ini, masyarakat belum merasakan adanya dampak pembangunan yang signifikan, baik dari sisi infrastruktur maupun program lainnya. Padahal, menurutnya, masyarakat sangat menantikan langkah nyata dari pemerintah daerah.

“Masyarakat sudah sangat menunggu gerak cepat dari Plt Bupati. Sampai hari ini, belum ada pembangunan yang benar-benar dirasakan secara nyata,” tambahnya.

Dengan adanya anggaran yang telah disahkan sebelumnya, LBH Djuang Pati berharap tidak ada lagi hambatan dalam pelaksanaan program renovasi pasar tersebut. Mereka menekankan pentingnya komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan program yang telah direncanakan demi kepentingan masyarakat luas.

Selasa, April 07, 2026

Pati Bakal Jadi Markas Batalyon B Brimob Polda Jateng

Pati Bakal Jadi Markas Batalyon B Brimob Polda Jateng

6ccb1d08-b0bd-48cf-a105-5feeed79bc56.jpeg

Markas Batalyon B Brimob Polda Jateng akan segera berkedudukan di Kabupaten Pati. Keberadaannya diharapkan dapat semakin memperkuat stabilitas keamanan wilayah. Langkah strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Dansat Brimob Jawa Tengah usai menemui Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, hari ini, di Pendopo Kabupaten.

Dansat Brimob Jawa Tengah, Kombes Pol. Noor Hudaya, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel di titik strategis Jawa Tengah.

"Pimpinan sudah memutuskan, ada SK nya juga, bahwa nanti akan dibentuk Batalyon B yang berkedudukan di Pati, dengan kompi-kompi yang tersebar di Grobogan, Jepara, serta Blora," tegas Kombes Pol. Noor Hudaya.

Pemilihan lokasi di Kabupaten Pati dianggap sebagai keputusan tepat untuk mempermudah mobilisasi pasukan ke daerah penyangga di sekitarnya.

"Pengembangan kekuatan Brimob ini adalah upaya nyata untuk membantu kewilayahan dalam menjaga keamanan masyarakat Pati dan sekitarnya secara lebih optimal," tambah Noor Hudaya.

"Kami menyambut baik rencana ini sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat keamanan dan ketertiban di Kabupaten Pati," pungkas Chandra.

Senin, April 06, 2026

Tiga HP Digasak dari Dalam Rumah di Trangkil, Pelaku Diringkus Warga dan Diserahkan ke Polisi

Tiga HP Digasak dari Dalam Rumah di Trangkil, Pelaku Diringkus Warga dan Diserahkan ke Polisi



Unit Reskrim Polsek Wedarijaksa berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati. Seorang pria berinisial JW (39), warga Wedarijaksa, diamankan setelah diduga melakukan pencurian di rumah warga Desa Kadilangu pada Minggu (5/4/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut menimpa korban berinisial S (44), seorang pekerja industri yang tinggal di Desa Kadilangu. Aksi pencurian diketahui sekitar pukul 02.00 WIB, saat pelaku berhasil masuk ke dalam rumah melalui jendela samping dengan cara merusak bagian rangka jendela menggunakan tenaga tangan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro menjelaskan, pelaku sebelumnya berkeliling menggunakan sepeda motor sambil mencari sasaran. "Pelaku ini memang sudah berkeliling sejak malam hari dengan niat melakukan pencurian. Ia membawa alat berupa linggis kecil untuk mempermudah aksinya," ungkap AKP Suntoro.

Setelah menemukan lokasi yang dinilai aman, pelaku kemudian mendekati rumah korban dan merusak jendela. Dari dalam kamar, pelaku berhasil mengambil tiga unit handphone yang berada di atas meja. "Pelaku memanfaatkan situasi sepi, lalu mengambil tiga handphone milik korban yang berada di dalam kamar," jelasnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat kembali ke lokasi lain dengan maksud mengambil alat yang tertinggal. Namun, gerak-geriknya justru menimbulkan kecurigaan warga. "Saat kembali ke lokasi sebelumnya, pelaku dicurigai warga dan akhirnya diamankan. Dari situ ditemukan barang bukti berupa tiga handphone yang diduga hasil curian," tambah AKP Suntoro.

Warga kemudian membawa pelaku ke kantor desa sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang menerima laporan langsung melakukan serangkaian tindakan, mulai dari interogasi, olah tempat kejadian perkara (TKP), hingga penetapan tersangka. "Kami bergerak cepat menindaklanjuti laporan, termasuk mengamankan pelaku beserta barang bukti," tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku merupakan residivis yang sudah dua kali terjerat kasus serupa. "Tersangka ini merupakan residivis kasus pencurian. Ia baru saja bebas pada Februari 2026, namun kembali melakukan tindak pidana yang sama," ujar AKP Suntoro.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya tiga unit handphone, satu unit sepeda motor, dua linggis kecil, serta alat lainnya yang digunakan untuk melakukan kejahatan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp4,9 juta.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Rutan Polresta Pati untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. "Kami akan menuntaskan proses penyidikan hingga tahap II. Kami juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari, guna mencegah tindak kejahatan serupa," pungkas AKP Suntoro.


Minggu, April 05, 2026

Babinsa Jepalo Turun Langsung Dampingi Pembangunan KDKMP Tahap Awal

Babinsa Jepalo Turun Langsung Dampingi Pembangunan KDKMP Tahap Awal




Upaya percepatan pembangunan desa terus dilakukan melalui peran aktif aparat kewilayahan. Hal tersebut terlihat dari kegiatan pendampingan pembangunan KDKMP yang dilaksanakan oleh Babinsa Desa Jepalo Koramil 14/Gunungwungkal Kodim 0718/Pati, Sertu Iskandar, di Desa Jepalo, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk dukungan TNI AD dalam membantu pemerintah daerah guna mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Sertu Iskandar turut melakukan pengawasan dan menjalin koordinasi dengan perangkat desa guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran. Saat ini, pembangunan KDKMP masih dalam tahap awal, yaitu pengerjaan pondasi sebagai dasar utama bangunan.

"Pendampingan ini merupakan bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan dalam mengawal dan mendukung setiap program pembangunan di wilayah binaan," ungkap Sertu Iskandar.

Dengan adanya pendampingan dari Babinsa, diharapkan proses pembangunan KDKMP dapat berjalan lancar, tertib, dan selesai sesuai target yang telah ditentukan.